Sunday, 1 March 2015

Mari Beralih Ke Windows 10


Microsoft ternyata merilis Windows 10 melewati Windows 9 sebagai penerus Windows 8.1. Sistem operasi tersebut ditujukan untuk digunakan di berbagai perangkat, dari mobile, desktop, hingga server.

Banyak yang bertanya-tanya mengapa Microsoft seolah "meloncat" dari Windows 8 langsung ke Windows 10. dengan penamaan yang melompati satu versi itu, Microsoft mencoba menunjukkan keseriusannya dengan memberikan perubahan yang fundamental di sistem operasi baru itu.

Banyak juga pertanyaan-pertanyaan lain yang ada di dalam benak pengguna, seperti kapan mereka bisa menggunakannya, bagaimana dengan aplikasi-aplikasinya, serta pertanyaan seputar antarmuka dan tombol Start Menu.

Berikut adalah rangkuman singkat tentang fakta-fakta Windows 10. Microsoft meluncurkan sistem operasi Windows 10 pada Selasa (30/9/2014) di Seattle, Amerika Serikat. Sistem baru itu diklaim cocok digunakan tidak saja pada kompter konvensional tetapi juga pada gadget seperti tablet dan telepon seluler pintar.

Windows 10 hadir tiga tahun setelah Microsoft meluncurkan Windows 8, sistem yang dinilai oleh beberapa analis gagal merebut hati para pengguna komputer dunia.

  1. Kapan bisa upgrade? Microsoft diperkirakan akan mulai melepas Windows 10 pada 2015, setelah menggelar ajang temu developer Build pada April. Meski demikian harga program baru itu belum dibocorkan ke publik.
  2. Mengapa bukan Windows 9? Versi terakhir sistem operasi Microsoft itu memang Windows 8, lalu mengapa tidak meluncurkan Windows 9 dulu? Alasannya, jelas Terry Myerson, kepala unit bisnis Windows, karena sistem operasi terbaru ini menyajikan perubahan kinerja fundamental pada komputer. Microsoft ingin menunjukkan kemajuan signifikan itu dengan melompati satu nomor dalam penamaan produk terbarunya itu.
  3. Komputer atau tablet? Sistem Windows 10 cocok digunakan pada komputer konvensional, tablet, dan telepon seluler pintar. Tampilan interface-nya akan berubah mengikuti gadget apa pun yang Anda gunakan.
  4. Bagaimana dengan aplikasi? Anda bisa membeli satu aplikasi dan menggunakannya di semua perangkat yang besistem Windows 10. Para developer aplikasi tampaknya harus membuat sebuah aplikasi yang bisa digunakan di semua gadget dan komputer bersistem Windows 10.
  5. Bagaimana dengan tampilan aplikasi Windows 8? Tampilan pada Windows 8, dengan aplikasi yang memenuhi layar sehingga memudahkan pengguna teknologi layar sentuh, akan disajikan sebagai fitur pilihan pada Windows 10. Katakanlah Anda menggunakan komputer hybrid seperti Surface Pro 3 atau Samsung Ativ yang bisa berfungsi sebagai laptop dan tablet. Ketika keyboard Anda masih terpasang, Windows 10 akan menampilkan menu "Start" seperti pada sistem-sistem lawas. Tetapi ketika keyboard dicopot, komputer Anda akan menampilkan susunan menu seperti pada Windows 8 yang cocok untuk perangkat layar sentuh.
  6. Start Menu? Menu Start Windows 10 sudah kembali ke tampilan-tampilan software lama: terletak di sudut kiri bawah dan dipenuhi oleh shortcut. Tetapi di kolom menu Start juga akan ditampilkan Live Tile berisi aplikasi, yang bisa diatur oleh Anda sendiri, dan masih mirip pada Windows 8.
  7. Windows 10 juga mempunyai Snap, fitur yang berguna saat Anda ingin menyusun aplikasi-aplikasi dalam komputer Anda. Fitur itu juga sudah mendukung multiple desktop, sehingga Anda bisa mengelompokkan aplikasi-aplikasi sejenis dalam satu layar dan aplikasi-aplikasi lain di layar lain yang bisa digeser.

http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2014/10/mari-beralih-ke-windows-10.html

http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2014/10/mari-beralih-ke-windows-10.html


http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2014/10/mari-beralih-ke-windows-10.html

http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2014/10/mari-beralih-ke-windows-10.html

http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2014/10/mari-beralih-ke-windows-10.html

http://radiopopsmpn1ngajum.blogspot.com/2014/10/mari-beralih-ke-windows-10.html


Microsoft mengungkapkan bahwa Windows 10 Consumer Preview akan dirilis paling cepat awal 2015 mendatang.

  1. Pastikan Anda memiliki akun Microsoft dan memiliki koneksi internet yang memadai. Jika belum memiliki, buat akun Microsoft melalui tautan berikut ini.
  2. Pastikan koneksi internet memadai untuk download file ISO Windows 10 Technical Preview. Lakukan back up data jika di-install pada sistem atau komputer utama Anda.
  3. Bergabung dengan Windows Insider Program melalui tautan berikut ini.
  4. Download file instalasi atau ISO Windows 10 Technical Preview melalui tautan berikut ini. Windows 10 Technical Preview tersedia dalam dua varian, yakni Windows 10 Technical Preview x86 dengan ukuran 2,9GB dan Windows 10 Technical Preview x64 dengan ukuran 3,8GB.
  5. Simpan product key Windows 10 Technical Preview yang diberikan oleh Microsoft untuk instalasi di sistem Anda.
  6. Setelah download ISO atau installer Windows 10 Technical Preview selesai, bakar file ISO ke DVD atau buat USB installer untuk media instalasi di sistem Anda.

0 komentar:

Post a Comment

bagus sangat membatu bagi kami
sering-seringlah enteri file yang baru
kami merasa senang dan bangga atas kebedradaan blog ini