Saturday, 7 March 2015

Soal dan Pembahasan Kimia Keslas X SMA


Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi


Kimia Study Center - Contoh soal dan pembahasan tentang konfigurasi elektron pada atom dan elektron valensi, materi kimia kelas 10 SMA.
Elektron pada suatu atom tersebar pada kulit-kulit atom. Kulit pertama dinamakan kulit K, kedua L, ketiga M, keempat N, kelima O, keenam P (K, L, M, N, O, P).

K - kulit 1 (n = 1), maksimal berisi 2 elektron.
L - kulit 2 (n = 2), maksimal berisi 8 elektron.
M - kulit 3 (n = 3), maksimal berisi 18 elektron.
N - kulit 4 (n = 4), maksimal berisi 32 elektron.
O - kulit 5 (n = 5), maksimal berisi 50 elektron.
P - kulit 6 (n = 6), maksimal berisi 72 elektron.

Elektron yang berada pada kulit terluar dinamakan elektron valensi, yang berperan dalam reaksi kimia.
Berikut aturan pengisian elektron pada kulit-kulit atom:
Jumlah maksimumJumlah elektron maksimum pada tiap kulit atom adalah 2n2
Sisa elektronsisa < 32 maka kulit berikutnya diisi dengan 18 elektron
sisa < 18 maka kulit berikutnya diisi dengan 8 elektron
sisa < 8 maka kulit berikutnya diisi dengan seluruh sisa elektron

Soal No. 1
Atom Ca memiliki nomor atom 20. Tentukan:
a) jumlah kulit yang terisi elektron pada atom Ca
b) jumlah elektron valensi pada atom Ca dan letak kulitnya
Pembahasan
Dengan patokan berikut:
K - kulit 1 (n = 1), maksimal berisi 2 elektron.
L - kulit 2 (n = 2), maksimal berisi 8 elektron.
M - kulit 3 (n = 3), maksimal berisi 18 elektron.
N - kulit 4 (n = 4), maksimal berisi 32 elektron.
O - kulit 5 (n = 5), maksimal berisi 50 elektron.
P - kulit 6 (n = 6), maksimal berisi 72 elektron.

Ca - 20 elektron:
K : 2
L : 8

Berhenti dulu, masih ada sisa 10 elektron lagi yang berarti lebih kecil dari 18. Sesuai tabel di atas kulit berikutnya akan terisi 8 elektron.
M : 8

Masih sisa 2 elektron lagi, isikan di kulit berikutnya.
N : 2

Konfigurasi selengkapnya adalah:
K : 2
L : 8
M : 8
N : 2

atau
20Ca : 2 8 8 2

Sehingga:
a) jumlah kulit yang berisi elektron ada 4.
b) elektron valensinya ada 2 berada di kulit N
Soal No. 2
Atom Br memiliki nomor atom 35. Tuliskan konfigurasi elektron pada atom tersebut!

Pembahasan
35 elektron:
K : 2
L : 8
M : 18
Masih sisa 7 elektron, berarti < 8, sisa elektron semuanya masuk kulit berikutnya.
N : 7

Selengkapnya:
35Br : 2 8 18 7
Soal No. 3
Pasangan unsur - unsur berikut ini yang memiliki elektron valensi sama yaitu...
A. 3Li dan 13Al
B. 11Na dan 19K
C. 12Mg dan 30Zn
D. 5B dan 21Sc
E. 7 N dan 17Cl
(Konfigurasi elektron - Soal Ebtanas Tahun 2001)


Struktur Atom

Kimia Study Center - Contoh soal dan pembahasan tentang struktur atom. Membahas masalah berkaitan nomor atom, nomor massa, jumlah proton, jumlah elektron dan jumlah neutron pada atom netral maupun ion.

Soal No. 1
Sebuah atom memiliki lambang.
Dari lambang tersebut tentukan:
a) nomor atom Cu
b) nomor massa Cu
c) jumlah proton
d) jumlah elektron
e) jumlah neutron
f) jumlah massa partikel-partikel inti atom Cu jika diketahui massa proton adalah 1,0073 sma, massa neutron adalah 1,0087 sma dan massa elektron adalah 5,49 x 10−4 sma.

Pembahasan
a) nomor atom Cu adalah 29.
b) nomor massa Cu adalah 63.
c) jumlah proton pada atom netral sama dengan nomor atomnya jadi proton berjumlah 29.
d) jumlah elektron pada atom netral sama dengan jumlah proton jadi 29.
e) jumlah neutron adalah nomor massa dikurangi nomor atom, jadi 63 − 29 = 34.
f) partikel penyusun inti adalah proton dan neutron, jadi dengan jumlah proton ada 29 dan jumlah neutron ada 34 maka jumlah massa penyusun intinya adalah
= 29(1,0073) + 34(1,0087) = 63,5075 sma

Soal No. 2
Atom X memiliki nomor atom 26. Tentukan jumlah proton dan elektron jika atom tersebut membentuk ion X3+

Pembahasan
Ion X3+ terjadi dari atom X yang melepaskan 3 buah elektron. Sehingga jumlah protonnya adalah 26 sementara jumlah elektronnya ada 26 − 3 = 23.

Soal No. 3
Atom Y memiliki nomor atom 8. Tentukan jumlah proton dan elektron jika atom tersebut membentuk ion Y2−

Pembahasan
Ion Y2− terbentuk dari atom Y yang mendapatkan tambahan 2 elektron, sehingga jumlah proton ada 8 sementara jumlah elektronnya adalah 8 + 2 = 10 elektron.

Soal No. 4
Nomor atom Al = 13, maka jumlah elektron ion Al3+ adalah...
A. 18
B. 15
C. 13
D. 12
E. 10
(soal ebtanas 1994)

Pembahasan
Jumlah elektron Al netral adalah 13. Jumlah elektron pada ion Al3+ dengan demikian adalah 13 − 3 = 10 buah.
Soal No. 5
Spesi yang mempunyai jumlah elektron yang sama dengan 3216S adalah...
A. 3517
B. 3216+
C. 40182+
D. 32162−
E. 27133+
(umptn 1991)

Pembahasan
Jumlah elektron pada 3216S adalah 16 (netral, sama dengan nomor atomnya). Untuk menentukan jumlah elektron suatu ion gunakan rumus berikut:

Jumlah elektron = nomor atom − muatan
Dari masing-masing pilihan jawaban jumlah elektronnya adalah:
A. 3517 → Jumlah elektron = 17 − (−1) = 17 + 1 = 18
B. 3216+ → Jumlah elektron = 16 − 1 = 15
C. 40182+ → Jumlah elektron = 18 − 2 = 16
D. 32162− → Jumlah elektron = 16 − (−2) = 16 + 2 = 18
E. 27133+ → Jumlah elektron = 13 − 3 = 10
Yang jumlah elektronnya 16 adalah 40182+.


Biloks dan Sekilas Redoks

Kimia Study Center - Contoh soal dan pembahasan tentang bilangan oksidasi, biloks, dan sekilas reaksi redoks, reduksi-oksidasi kimia SMA 10 SMA.

Soal No. 1
Tentukan bilangan oksidasi unsur S dalam senyawa H2SO4
Pembahasan
H2SO4 jika diuraikan sesuai ion-ion pembentuknya adalah:

H2SO4 → 2H+ + SO42−

Yang ditanyakan adalah biloks S, sehingga cukup melihat pada ion SO42− saja. Jumlah biloks pada ion ini harus − 2. Misal biloks S adalah x dan diingat biloks O disini adalah −2 sehingga:
x + 4(−2) = −2
x = −2 + 8 = +6

Jadi biloks S pada senyawa di atas adalah +6

Soal No. 2
Tentukan bilangan oksidasi unsur Cr dalam senyawa K2Cr2O7

Pembahasan
K2Cr2O7 terdiri atas ion K+ dan Cr2O72−.

Lihat Cr2O72− saja, misal biloks Cr adalah x:
2(x) + 7(−2 ) = −2
2x = 12
x = + 6

Biloks Cr pada K2Cr2O7   dengan demikian adalah +6
Soal No. 3
Diketahui persamaan reaksi redoks sebagai berikut:



Perubahan bilangan oksidasi Mn pada reaksi redoks tersebut adalah...
A. +1 menjadi +2
B. +2 menjadi +3
C. +4 menjadi +3
D. +2 menjadi +4
E. +4 menjadi +2
(ebtanas 1998)

Pembahasan
Biloks Mn pada MnO2
x + 2(−2) = 0
x = + 4

Biloks Mn pada Mn2O3
2x + 3(−2) = 0
2x = +6
x = +3

Perubahan biloks dari +4 menjadi +3
Soal No. 4
Periksa perubahan biloks Sn pada reaksi berikut ini!



Pembahasan
Sn dalam SnCl2
Biloks Cl = −1
Biloks Sn = + 2

Sn dalam Sn dalam SnCl4
Biloks Cl = −1
Biloks Sn = +4

Perubahan biloks Sn dari +2 menjasi +4

Soal No. 5
Periksa perubahan bilangan oksidasi Cu pada reaksi berikut ini!



Pembahasan
Cu dalam Cu2O
Biloks O = −2
Biloks Cu = +1

Cu dalam Cu
Biloks Cu = 0 (unsur bebas)

Perubahan biloks Cu dari +1 menjadi 0
Soal No. 6
Bilangan oksidasi Cl dalam senyawa KClO2 adalah....
A. +7
B. −1
C. +3
D. +1
E. +5

Pembahasan
KClO2 terdiri atas ion K+ dan ClO2

Lihat ClO2 saja, biloks O adalah −2, ada dua O jadi biloksnya disitu −4
Biloks:
Cl : b
O2 : −4
-------------- +
Total : −1
Dari diagram diatas terlihat b = +3


0 komentar:

Post a Comment

bagus sangat membatu bagi kami
sering-seringlah enteri file yang baru
kami merasa senang dan bangga atas kebedradaan blog ini