Sunday, 22 March 2015

contoh soal dan pembahasan materi STOIKIOMETRI LARUTAN kelas XI



STOIKIOMETRI LARUTAN

A.      Reaksi netralisasi (reaksi penggaraman )

Jika larutan asam di campurkan dengan larutan basa akan terjadi reaksi, yaitu: reaksi pengikatan ion H+ dari asam oleh OH- dari basa menghasilkan air (H2O), reaksi ini di sebut reaksi netralisasi.

·         Contoh:

Asam + basa --> garam + air

HCl + NaOH --> NaCl +H2O

·         Contoh soal:

1.       Tuliskan reaksi berikut:

a)      KOH + HCl

b)      Ca(OH)2 + 2HCl

c)       2Al(OH)3 + 3H2SO4

Jawabannya:

a)      KOH + HCl --> KCl +H2O

b)      Ca(OH)2 + 2HCl --> CaCl2 + 2H2O

c)       2Al(OH)3 + 3H2SO4 --> Al2(SO4)3 + 6H2O


2.       Tuliskan reaksi berikut:

a)      3Ba(OH)2 + 2H3PO4

b)      Al3+  + 3Cl-

c)       Ba2+  + 2Cl-

d)      H+  + OH-

e)      Ba2+ + S2-

Jawabannya:

a)      3Ba(OH)2 + 2H3PO4 --> Ba3(PO4)2 + 6H2O

b)      Al3+  + 3Cl- --> AlCl3

c)       Ba2+  + 2Cl- --> BaCl2

d)      H+  + OH- --> H2O

e)      Ba2+ + S2- --> BaS

3.       NaOH + H2SO4 -->

2NaOH + H2SO4 --> Na2SO4 + 2H2O

4.       HCl + Al(OH)3 -->

3HCl + Al(OH)3 --> AlCl3 + 3H2O

5.       Ba(OH)2 + HCl -->

Ba(OH)2 + 2HCl --> BaCl2 + 2H2O

·         Perbandingan koefisien reaksi = perbandingan mol

-          Contoh :

1.       3HCl + Al(OH)3 --> AlCl3 + 3H2O

- koefisien :  - HCl = 3

                        - Al(OH)3 =1

                        - AlCl3 = 1

                        - H2O = 3

- mol              : - HCl = 3

                        - Al(OH)3 =1

                        - AlCl3 = 1

                        - H2O = 3

2. 25ml H2SO4 0,2M dinetralkan oleh KOH

a) tuliskan reaksi yang terjadi

b) tentukan jumlah mol zat yang terbentuk

c) tentukan jumlah massa masing-masing zat yang di hasilkan( Mr. K2SO4 =174, Mr. H2O = 18 )

jawabannya:

a)      H2SO4 + 2KOH --> K2SO4 + 2H2O

b)      Mol: - H2SO4 =  M x Volume = 0,2 x 0,025 = 5x10-3 mol

Ket.
H2SO4            +          2KOH        -->        K2SO4             +           2H2O
M =
0,005 mol
-
-
-
R =
0,005 mol
2/1x0,005 = 0,01 mol
1/1x 0,005 = 0,005 mol
2/1x 0,005 = 0,01 mol
S =
0
0
0,005 mol
0,01 mol


-          Jumlah mol zat yang terbentuk setelah reaksi :

Mol. K2SO4 = 0,005 mol

Mol. H2O    = 0,01 mol

c)       Massa K2SO4 = mol x Mr. K2SO4 = 0,005 x 174 = 0,87 gram.

Massa H2O = mol x Mr.H2O = 0,01 x 18 = 0,18 gram.


3. sebnyak 2,7 gram logam aluminium di larutkan dalam 100 ml larutan H2SO4:

a) tuliskan reaksi yang terjadi

b) tentukan jumlah mol zat yang terbentuk

c) tentukan jumlah massa masing-masing zat yang di hasilkan( Mr. Al2(SO4)3 = 342, Mr. H2 = 2 )

jawabannya:

a)      2Al + 3H2SO4 --> Al2(SO4)3 + 3H2

b)      Mol. Al : gram/Mr.Al =2,7/27 = 0,1 mol

Ket.
2Al                  +         3H2SO4     -->          Al2(SO4)3       +        3H2
M =
0,1 mol
-
-
-
R =
0,1 mol
3/2 x 0,1mol= 0,15 mol
1/3 x 0,15mol = 0,05mol
3/1x 0,05mol = 0,15mol
S =
0
0
0,05 mol
0,15 mol

-          Jumlah mol masing-masing zat yang terbentuk setelah reaksi :

Mol. Al2(SO4)3 = 0,05 mol

Mol. H2                                = 0,15 mol

c)       – massa. Al2(SO4)3 = mol x Mr.Al2(SO4)3 = 0,05 x 342 = 17,1 gram

– massa . H2              = mol x Mr.H2               = 0,15 x 2      = 0,3 gram

·         Catatan :

-          Mol = gram/Mr

-          Mol = M x Volume

-          Mol = jumlah partikel / 6,02 x 10”23

-          Mol = Volume / 22,4   ( keadaan STP )


B.      Titrasi Asam-Basa

-          Buret

-          Titik ekivalen

-          Titik akhir titrasi

·         Tirasi Asam-Basa dilarutkan untuk menemukan molaritas asam atau basa.

·         Titik ekivalen, yaitu: saat jumlah mol asam = jumlah mol basa.

·         Titik akhir titrasi, yaitu: saat di hentikannya titrasi yang ditandai dengan terjadinya perubahan warna.

·         Larutan titran ( larutan standar ) = larutan yang konsentrasinya sudah diketahui.

·         Larutan analit = larutan yang dicari konsentrasinya.

-          Contoh soal :

1.       Tentukan molaritas larutan HCl. HCl dititrasi dengan NaOH 0,1 M, dengan data sebagai berikut:

Percobaan
Volume NaOH
Volume HCl
1
10 ml
20 ml
2
11 ml
20 ml
3
9 ml
20 ml
Rata-rata
10 ml
20 ml


Jawabannya :

V1 x M1 x Valensi asam = V2 x M2 x Valensi basa

20 ml x M1 x 1   =    10 ml x 0,1 x 1

M1  = 1/20  = 0,05M


2.       2gram cuplikan Ca(OH)2 di larutkan dalam air sampai 20 ml. larutan ini dinetralkan oleh 20 ml HCl 1,2 M. tentukan persen kemurnian Ca(OH)2 tersebut?(Mr. Ca(OH)2= 74)

Jawabannya:

V1 x M1 x Valensi asam = V2 x M2 x Valensi basa

20 ml x 1,2 x 1      =     20 ml x M2 x 2

M2     =     24/40     =     0,6 M

·         Mol.Ca(OH)2   =   M x V

            =  0,6 x 0,02 L

            = 0,012 mol

·         Massa.Ca(OH)2 = mol x Mr.Ca(OH)2

               = 0,012 x 74

                 = 0,89 gram

%.Ca(OH)2 = 0,89/2 x 100%  =  44,5%

C.      Kurva titrasi Asam – basa

Selama titrasi berlangsung terjadi perubahan PH. Ada 4 macam titrasi yang biasa dilakukan :

a)      Titrasi asam kuat dan basa kuat, titik ekivalen pada PH = 7

b)      Titrasi basa kuat dan asam kuat, titik ekivalen pada PH = 7

c)       Titrasi asam lemah dan basa kuat, titik ekivalen pada PH > 7

d)      Titrasi basa lemah dan asam kuat, titik ekivalen pada PH <7

0 komentar:

Post a Comment

bagus sangat membatu bagi kami
sering-seringlah enteri file yang baru
kami merasa senang dan bangga atas kebedradaan blog ini