Sunday, 29 March 2015

Cara Praktis Menuliskan Simbol Orbital Atom di Aplikasi Microsoft Word



Doc1 page 001

















Sebagai guru kimia atau mahasiswa kimia atau pengajar bidang kimia menuliskan simbol orbital atom dengan sistem kotak-kotak merupakan kebiasaan. Jika dibuat dengan menggunakan papan tulis atau alat tulis manual lainnya tentu tidak jadi masalah karena tinggal goreskan alat tulis saja. Untuk membuat format digital untuk keperluan dokumentasi atau publikasi kalau ini dilakukan “secara manual” tentu saja tidak praktis, cukup menguras tenaga dan hasilnya belum tentu bagus :). Agar tidak merepotkan berikut sedikit tips dari saya yang biasa saya lakukan ketika mengajar pokok bahasan yang ada kaitannya dengan konfigurasi elektron kemudian harus menuliskan orbital atomnya.
Penulisan orbital yang dimaksud adalah orbital dengan simbol kotak, baik itu orbital terisi elektron secara penuh (biasa dengan panah hadap atas-bawah) terisi setengah penuh (panah menghadap ke atas) atau orbital kosong yang hanya berupa kotak saja dapat dilakukan hanya dengan beberapa klik saja. Ini dimungkinkan karena sudah ada yang menyediakan font atau simbom untuk keperluan tersebut. Salah satunya yang cukup bagus adalah 1Lanz Chemistry. Font ini bersifat gratis tinggal unduh dan install (pasang) dengan double klik saja. dengan font 1Lanz Chemistry ini beberapa simbol yang biasa digunakan dalam bidang kimia sudah tersedia. Kita bisa menyisipkan ketika perlu sebagai bentuk simbol. Yah, seperti menyisipkan simbol orbital-orbital yang dimaksud di atas.
Sejatinya kita sendiri bisa membuat font jika kita tidak puas dengan yang ada dengan menggunakan aplikasi pembuat font. Ini sudah pasti diperlukan sedikit keterampilan membuatnya (tidak mesti mahir).  Namun jika kita tidak punya keinginan kuat untuk membuatnya satu-satunya cara adalah dengan menggunakan jenis font yang memang dikhusukan untuk bidang kimia seperti font 1Lanz Chemistry tadi.
Jika anda belum punya dan membutuhkan font 1Lanz Chemistry itu silahkan unduh dari ini.
Praktisnya bagaimana?
Oh tenang saja ini bukan hal baru kok, cuma menjadikannya autocorect saja :) Ok langsung ke pokok bahasan.
  1. Unduh font 1 Lanz Chemistry dan install.
  2. Buat autocorrect untuk orbital s1 s2 p1 p2 p3 p4 p5 p6 d1 d2 d3 d4 d5 d6 d7 d8 d9 d10f1 f2 f3  f4 f5 f6 f7 f8 f9 f10 f11 f12 f13 f14 dengan menggunakan font 1Lanz Chemistry tadi.orbital-orbital by urip kalteng
  3. Simpan autocorect yang sudah dibuat dengan cara satu persatu. Pada tahap ini memang harus satu persatu tapi untuk selanjutnya kita tinggal mengetikkan kode autocorrect itu dan hasilnya langsung cling… jadi orbital deh.
  4. Bagaimana kalau kita ingin berbagi atau memasang autocorrect yang sudah kita buat untuk komputer lain atau mau dibagi dengan orang lain? Ikuti saja tutorialnya di blog ini yang pernah ditulis di sini.
  5. Ini adalah aplikasi kecil untuk back up – restore autocorrect yang dapat digunakan di microsoft office yang kita buat.
Buat anda yang biasanya pingin enak-nya saja e… pingin praktis, boleh deh saya bagikan autocorrect hasil kerja saya (tenang saja gratis kok alias gak usah bayar, gak usah nge-like atau gak usah kasih bintang, gak harus jadi temen saya di facebook atau gak usah follow akun twitter saya segala) pokok-e tanpa syarat kecuali kemauan Anda saja untuk bisa :D . Tapi di komputer yang Anda pakai tetap harus terinstall font 1 Lanz Chemistry tadi loh yah.
Bagaimana kalau sudah me-restore autocorrect buatan saya tadi? Cara menggunakan tinggal ketikkan pengkodeannya, seperti pada gambar di atas itu. Untuk orbital s1 ketikkan os1 maka begitu tekan spasi keyboard hasilnya berubah kotak orbital tadi. Untuk kotak orbital s2 ketikkan os2 spasi, p1 ketikkan op1 sapasi, dan seterusnya hingga f14 dengan mengetikan of14 spasi.
Oh ya saya juga menyarankan di komputer yang Anda pakai di-install font RSC ini yang mengunduhnya dapat dari sini. Mengenai Font RSC ini akan saya bahas pada tulisan berikutnya. Memang tidak ada font yang sempurna sesuai kemauan kita, jadi boleh-lah kombinasi ini itu (resikonya ukuran file yang kita buat agak sedikit lebih besar). Atau kalau tidak bikin font sendiri dengan congkel atau penyesuaian sana sini. Cuma jangan mengaku itu font buatan Anda, nanti jadi ribet urusannya.
Alternatif lain yang mungkin Anda rasa jauh….lebih praktis silakan simak tutorial berikut ini.
Wassalam,
Urip Kalteng

0 komentar:

Post a Comment

bagus sangat membatu bagi kami
sering-seringlah enteri file yang baru
kami merasa senang dan bangga atas kebedradaan blog ini